18
Jul

Memilih Hosting yang aman Untuk Website Anda

Bagaikan rumah yang sudah dikunci dan memiliki pagar sebagai pelindung, masih adanya peluang untuk pencuri. Begitupula dengan sistem keamanan server untuk web hosting, yang rentan dengan para penyusup maupun pembobol jaringan web server. Tidaklah mengherankan jika perusahaan web hosting melengkapi servernya dengan berbagai fasilitas keamanan untuk memberikan pelayanan yang maksimal terhadap konsumen / web design / webmaster untuk menyimpan data vital mereka layaknya harta benda dalam rumah yang patut mendapatkan perlindungan kusus. Selain dari hal tersebut fasilitas pengelolaan domain, database, support  layak diperhatikan.

Mengangkat masalah tersebut saya mencoba memberikan beberapa tips bagaimana memilih jasa layanan web hosting yang lebih baik dan aman. Pastikan sebelum anda memutuskan membeli jasa web hosting sebagai tempat penyimpanan database website anda agar tidak kecewa di kemudian hari.

  1. Pastikan apakah webserver tersebut sudah dilengkapi dengan Secure Socket Layer (SSL). Ini dapat dilihat dari https:// yang digunakan. Jika tanpa https://  halaman web server tersebut tidaklah secure. dan dapat juga dicoba Demo dari control panel mereka. Bila perlu tanyakan juga apakah webhosting tersebut memberikan fasilitas Shared SSL,ini baik untuk membangun web design dengan fasilitas pembayaran online ( dengan shared ssl kita tidak perlu lagi membeli license SSL dan membeli IP Address baru )

  2. Pastikan Pengelolaan domain anda ada pada server web hosting anda. Dimana anda bisa bebas untuk mengedit informasi untuk who is, DNS, Code Transfer dan lain sebagainya. Jika ini tidak ada akan menyulitkan anda di kemudian hari jika bermaksud untuk pindah hosting.

  3. Ticket Support suatu hal yang perlu mendapatkan perhatian kusus dalam memilih layanan webhosting. Belakangan ini banyak jasa layanan webhosting menggunakan “Forum” sebagai Customer Suppor mereka. ini tidak sebaik dari “Support Ticket” yang biasanya ada pada web hosting tersebut. Terkadang Online Chat pun tidak sebaik ticket support dimana kita sering dijengkelkan dengan operator live chat yang ujung-ujungnya di lepar lagi pada yang berkaitan bahkan kita diminta lagi untuk mengirim email permasalahannya, ini tidak efisen.

  4. Pastikan pada File Menager, apakah anda diberikan access untuk CMOD file/folder. Banyak webhosting yang tidak memberikan access ini, dimana harus menghubungi customer support dahulu untuk melakukan CMOD, ini tidak efisien. Begitupun pada root folder apakah anda diberikan hak untuk melakukan pengelolaan file “php.ini” dan tidak lupa pula apakah web hosting tersebut dilengkapi dengan .htaccess generator.

  5. Terakhir baca baik-baik halaman peraturannya (Term & Condition serta Privacy) dari perusahaan tersebut.

Mudah-mudahan tips diatas dapat membantu para pemula dan dijadikan sebagai panduan dalam memilih webhosting agar dikemudian hari tidak kecewa.

Sumber

18
Jul

Instalasi Joomla Melalui Fantastico di Cpanel

Jika Anda tidak mempunyai waktu untuk mendevelop suatu web, ada solusi mudah untuk bisa memiliki web dengan cara cepat. CMS sudah tentu saja tidak asing di telinga. Salah satu cms yang sedang booming dan banyak diminati adalah Joomla.Instalasi Joomla dapat dilakukan langsung melalui menu Fantastico yang terdapat pada CPanel :
 

1. Login ke CPanel
2. Pilih Menu Fantastico dan pilih Content Management, Joomla, Anda akan melihat tampilan seperti ini.
Gambar Instalasi 1

3. Pada Tampilan yang baru klik new instalation, dan anda akan diarahkan ke halaman berikutnya.
Gambar Instalasi 2
untuk menginstal joomla pada public_html, pada kolom install in directory dikosongkan. Isi username dan admin untuk memanage joomla anda, Klik install.
Apabila account anda masih baru, instalasi akan error karena di direktori root anda masih terdapat folder images, klik back untuk kembali ke halaman sebelumnya.
Gambar Instalasi 3
Gambar Instalasi 3
Hapuslah terlebih dahulu folder tsb, dan teruskan instalasi joomla anda.

4. Klik finis instalation jika sudah selesai.

5. Anda akan diarahkan ke administrasi email

Gambar Instalasi 5

6. Instalasi sudah selesai, anda sudah bisa memodifikasi joomla anda.
Gambar Instalasi 6

**Silahkan klik pada screenshot untuk melihat gambar dalam ukuran aslinya.

18
Jul

Joomla, Script Gratis Yang Handal Untuk Membuat Website

Bingung harus posting apa lagi di blog ini, setelah membaca tulisan dari Bapak Budi Putra tentang topik “NICHE”. Akhirnya saya mencoba memutuskan untuk berbagi pengalaman didalam penggunaan Joomla CMS yang merupakan CMS favorit saya saat ini dan sejak beberapa tahun lalu ketika masih bernama mambo.

Sebelum saya berbagi pengalaman saya dalam menggunakan Joomla CMS ada baiknya saya menceritakan sedikit apa yang dimaksud dengan CMS dan Joomla.

CMS (Content Management System) merupakan suatu aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengatur suatu konten/isi dari suatu website. lebih lanjut ….

Joomla merupakan CMS open source yang pertama kali dikembangkan oleh miro dengan nama Mambo. Dalam perjalanannya ternyata miro membuat yayasan mambo (Mambo Foundation) dan mewajibkan para pengembang yang terlibat dalam pengembangan joomla membayar, dan terkesan mambo akan dikomersialkan. Setelah kejadian tersebut akhirnya terjadi perpecahan di pengembang inti mambo dan sejak 16 September 2005 Joomla versi 1.0.0 resmi dirilis.

Dengan dirilisnya Joomla memberikan kebebasan kepada para pengembang-pengembang mambo untuk terlibat juga didalam pengembangan joomla. Kini perkembangan joomla lebih pesat dibandingkan mambo. Banyak instansi pemerintah, pendidikan, maupu korporat menggunakan Joomla untuk mengatur isi dari website yang mereka kelola.

Berikut ini contoh beberapa website yang menggunakan Joomla CMS :

Korporat website

Instansi Pemerintah

Portal Berita

Instansi Pendidikan

Contoh diatas hanya sebagian instansi yang mempercayakan website mereka dibuat menggunakan joomla. Jelas joomla dapat menjadi alternatif murah untuk membangun sebuah website yang dinamis.

Sebelum kita mulai ke tahap lebih lanjut ada baiknya kita memahami sedikit tentang struktur Joomla CMS. Joomla CMS terdiri dari dua sistem administrasi sebagai berikut :

a. Frontend Panel

Merupakan halaman awal yang diakses oleh pengunjung atau pengguna yang terdaftar pada Joomla CMS, atau dapat kita sebut halaman depan.

b. Backend Panel

Merupakan halaman yang berisikan fasilitas pengaturan-pengaturan joomla CMS, mulai dari pembuatan pengguna, pembuatan artikel, penambahan aplikasi pendukung Joomla CMS dan masih banyak lagi.

Joomla CMS juga dilengkapi oleh aplikasi-aplikasi pendukung yang membuat website Joomla yang anda gunakan lebih interaktif dan dinamis, diantaranya sebagai berikut :

a. Komponen

Merupakan aplikasi pendukung joomla yang dapat berdiri sendiri dan menambah fungsi dari Joomla CMS. Contoh : Forum Diskusi, Buku Tamu, Aplikasi Ecommerce dll.

b. Modul

Merupakan aplikasi pendukung komponen atau pendukung aplikasi inti dari Joomla CMS. Contoh : Statistik pengguna, tanggal dan waktu, form login dll.

c. Mambot

Merupakan aplikasi kecil yang fungsi kerjanya untuk melengkapi pengaturan konten/isi. Contohnya : mambot gambar (mosimage), mambot page break (mospagebreak), dll.

d. Template

Tentunya Joomla CMS juga dapat mendukung penggunaan template, dan para pengembang template Joomla sudah cukup banyak. Jika anda ingin belajar template gratis sudah lebih dari cukup untuk anda gunakan, atau jika anda menginginkan sentuhan lebih silahkan menggunakan template komersil.

Joomla CMS sendiri dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP, CSS, My SQL database, yang merupakan aplikasi-aplikasi yang dapat kita gunakan secara cuma-cuma.

Berikutnya saya akan berbagi pengalaman saya dalam melakukan tahap instalasi Joomla hingga siap untuk digunakan sebagai sebuah website yang dinamis baik secara offline (dikomputer anda masing-masing) maupun menggunakan server web yang sudah online, dan secara bertahap berbagai macam tips serta trik yang berhubungan dengan Joomla CMS. -)

18
Jul

Standar Gaji Pekerja Web Indonesia

Berkecimpung di dunia Web sejak tahun 1999 membuat saya mengetahui banyak hal mengenai Dunia ini, mulai dari urusan klien, deadline,teknologi, sampai dengan urusan gaji. Kali ini saya akan menggaris bawahi mengenai “Urusan gaji”. Bagi kalangan awam (non-Web / IT) berpendapat bekerja di dunia IT merupakan sebuah pekerjaan yang “basah”, pekerjanya dibayar mahal, jam kerja tidak ketat alias lebih santai, hingga fasilitas yang diberikan perusahaan yang mempermudah kinerja. Tidak ada salahnya mereka berpendapat demikian, mungkin dibenak mereka, semua pekerja IT itu sama bila dibandingkan dengan yang bekerja di perusahaan besar.

Apa yang mereka ketahui tidak sepenuhnya benar, namun sebenarnya hanya sebagian kecil saja kuli IT di Indonesia yang memiliki fasilitas kerja seperti yang disebutkan diatas. Banyak diantara pekerja IT bahkan menerima gaji UMR atau bahkan dibawah itu, sungguh menyedihkan. Belum lagi pekerjaan-pekerjaan yang dibebankan seringkali melebihi kapasitas seharusnya.

Membicarakan gaji standar di Indonesia memang akan menjadi dilema tersendiri, ditengah ketatnya persaingan dan banyaknya resource baru yang menjadi saingan kita, mau tidak mau kita banting harga guna mendapatkan pekerjaan. Oh… Nasib.

Ada satu bacaan menarik yang patut Anda simak mengenai standard gaji pekerja IT di Indonesia. Sebuah survey yang dilakukan oleh Kelly Services Indonesia yang melakukan survey pekerja di berbagai bidang di Indonesia, termasuk Teknologi Informasi.

Cukup menarik menilik nilai yang terdapat pada hasil survey tersebut. Karena nilai minimun standard gaji jauh diatas gaji sebenarnya yang sering diterima oleh desainer Web pada umumnya di beberapa kota selain jakarta. Pada survey tersebut mencantumkan gaji Rp. 4.000.000 - Rp. 6.000.000, angka yang diatas rata-rata menurut saya untuk seorang desainer Web yang ada di Indonesia.

Survey Sallary for IT

Banyak hal yang perlu dipertanyakan pada hasil survey ini, seperti lama bekerja, jabatan (senior designer atau junior designer), apakah sudah termasuk tunjangan (fasilitas) atau belum.

Saya pribadi sering kali bertanya kepada teman-teman yang yang bekerja diberbagai perusahaan, yang rata-rata mereka mendapatkan gaji pada kisaran 3 juta rupiah tiap bulannya untuk kota Jakarta. Lain halnya dengan di kota lain, di Bandung, rata-rata desainer dibayar dengan gaji 1-2 juta rupiah tiap bulannya. Tentu saja pendapat saya ini bukan sebagai referensi resmi, hanya sebagai gambaran kasar saja mengenai gaji seorang desainer web di Indonesia bila mengacu kepada hasil survey Kelly Services Indonesia.

Mengapa Gaji Rendah

Tentu saja hasil survey Kelly Services Indonesia, adalah impian kita semua. Namun, banyak hal yang sangat berpengaruh terhadap nilai gaji yang kita peroleh. Yang paling dirasakan ketika kita melamar sebuah pekerjaan kepada perusahaan adalah faktor “peluang”, semakin besar peluang, maka semakin besar pula kesempatan kita memperoleh gaji yang tinggi. Saingan yang semakin banyak tiap tahunnya akan memperkecil peluang kita dan tentu saja bisa menurunkan gaji standard rata-rata yang diperoleh.

Pihak perusahaan pun mengetahui tentang hal ini, hingga mereka dengan semena-mena menolak gaji yang anda usulkan “Hah !! Mahal Amat!!”, “Maaf, budget kami terbatas”, atau “Kami hanya mencari desainer yang bisa digaji 1 juta sebulan” atau pernyataan-pernyataan lain yang bisa membuat anda putus asa, dan bila Anda sangat membutuhkan pekerjaan tersebut, akhirnya menyerah dan menerima. Sungguh menyedihkan….

Tips Mendapat Gaji yang Lebih Tinggi

Saya memiliki beberapa poin yang bisa Anda perhatikan untuk bisa menaikan gaji Anda ketika melamar pada sebuah perusahaan:

  1. Portfolio yang meyakinkan
  2. Wawancara yang positif dan meyakinkan
  3. Memiliki kemampuan spesifik
  4. Pengalaman kerja
  5. Latarbelakang Studi (tempat kuliah, program yang diambil)

Bagaimana menurut Anda? Ada yang ingin ditambahkan?

Sumber : http://www.designmagz.com/karir/standar-gaji-pekerja-web-indonesia.html

17
Jul

Antivirus Terbaik Tahun 2008

Antivirus Terbaik 2008 Q1

Di kuarter pertama tahun 2008 ini, AV-test.org yang bekerjasama dengan AV-Test GmbH (Jerman) selesai mengadakan berbagai test membandingkan sekitar 28 Antivirus. Semua produk diambil dari versi terbaik yang diupdate pada tanggal 7 Januari 2008 dan ditest didalam sistem operasi Windows XP SP2 (English). Hal ini tentu saja merupakan Informasi dan test yang sangat bermanfaat sebagai referensi untuk memilih Antivirus.

Pengetesan-pengetesan itu adalah sebagai berikut :

  • Signature-based test
  • False-Positives-Test ( kesalahan mendeteksi virus )
  • Proactive detection
  • Reaction times
  • Rootkit detection (12 active samples)

Test ini untuk mengetahui akurasi Antivirus mendeteksi berbagai jenis virus yang ada. Pengetesan digunakan sample berbagai virus, trojan horses, backdoors, bots dan worm yang berjumlah lebih dari 1 juta (1.024.381 sample). Semuanya merupakan mallware yang menyebar selama 6 bulan terakhir. Pengetesan dilakukan dengan memberikan rating “very good” (++) terhadap Antivirus yang mampu mendeteksi lebih dari 98% mallware tersebut.

Pengetesan kedua dilakukan untuk mengetahui prosentase kesalahan mendeteksi file yang bersih. Untuk ini digunakan 65.000 clean files, dan hasilnya memberikan predikat “very good” (++) jika antivirus tidak mendeteksi kesalahan.

Proactive detection untuk mengetahui seberapa aktif Antivirus mampu mendeteksi virus-virus baru atau kemampuan mendeteksi ketika database virus belum diupdate ( misalnya belum diupdate selama satu mingggu ), selain itu juga kemampuan mendeteksi terhadap virus yang senantiasa merubah diri. Reaction times merupakan test untuk mengetahui seberapa cepat perusahaan Antivirus menanggapi menyebarnya virus baru, berdasarkan 55 sample di tahun 2007. Jika reaksi yang diberikan kurang dari 2 jam akan diberikan predikat “very Good” (++). Test terakhir untuk mendeteski keberadaan Rootkit, dengan menggunakan 12 sample.

Bagaimana Hasilnya ?
Berikut hasil dari masing-masing test tersebut :

Signature-based Detection :

Kemampuan mendeteksi dari 1.024.381 sample virus.

Nama AntiVirus Terdeteksi Prosentase
WebWasher (gateway product only) 1023742 99,9%
AVK 2008 1022418 99,8%
AntiVir 1020627 99,6%
Avast! 1018204 99,4%
Trend Micro 1009662 98,6%
Symantec 1006849 98,3%
AVG 1005006 98,1%
BitDefender 1003902 98,0%
Kaspersky 1003470 98,0%
Ikarus 1002894 97,9%
Sophos 1001655 97,8%
F-Secure 999806 97,6%
Microsoft 992880 96,9%
F-Prot 986961 96,3%
Panda 979409 95,6%
Rising 962674 94,0%
Norman 962191 93,9%
McAfee 959919 93,7%
Fortinet 957558 93,5%
Nod32 953936 93,1%
Dr Web 887736 86,7%
VBA32 885313 86,4%
QuickHeal 862919 84,2%
ClamAV 791505 77,3%
Command 729233 71,2%
VirusBuster 693944 67,7%
K7 Computing 571329 55,8%
eTrust-VET 566161 55,3%

False-Positives (FP) Test

Very Good
(0 FP)
Good
(1 FP)
Satisfactory
(2 FP)
Poorly
(3 FP)
Very poor
( > 3)
eTrust-VET
McAfee
Microsoft
Symantec
AntiVir
AVG
Command
F-Prot
F-Secure
Nod32
Norman
Sophos
Trend Micro
VirusBuster
Avast!
AVK 2008
BitDefender
Dr WebK
7 Computing
Kaspersky
Panda
QuickHeal
Rising
VBA32
WebWasher
ClamAV
Icarus
Fortinet


Proactive Detection :

Very Good Good Satisfactory Poorly Very poor
BitDefender
Fortinet
F-Secure
Nod32
Panda
Sophos
WebWasher
AntiVir
AVK 2008
Dr Web
Ikarus
Kaspersky
McAfee
Norman
Symantec
Trend Micro
VBA32
Avast!
AVG
QuickHeal
Rising
ClamAV
Command
eTrust-VET
F-Prot
K7Computing
Microsoft
VirusBuster


Reaction Times:

Very Good
(< 2 hours )
Good
( 2-4 hours)
Satisfactory
( 4- 6 hours)
Poorly
(6-8 hours)
Very poor
( > 6 hours)
AntiVir
AVK 2008
ClamAV
Kaspersky
WebWasher
Avast!
BitDefender
Sophos
Trend Micro
Fortinet
F-Secure
Ikarus
Nod32
AVG
Command
Dr Web
F-Prot
Norman
Panda
QuickHeal
Rising
Symantec
VBA32
VirusBuster
K7 Computing
McAfeee
Trust-VET
Microsoft

Rootkit Detection

Very Good
(all detected )
Good
( 1 not detected)
Satisfactory
( 2 not detected)
Poorly
(3 not detected)
Very poor
( > 3 not detected)
F-Secure
Panda
Symantec
Trend Micro
AntiVir
Avast!
AVG
BitDefender
Dr Web
eTrust-VET
Kaspersky
McAfee
Nod32
Sophos
F-Prot
Ikarus
Microsoft
Norman
Rising
VBA32
VirusBuster
VirusBuster
AVK 2008
QuickHeal
ClamAV
Command
K7 Computing

Kesimpulan

Berdasarkan test-test diatas memang tidak ada antivirus yang paling unggul disemua tahap pengetesan. Tetapi paling tidak bisa diambil beberapa antivirus yang cukup bagus dari kesemua test. Beberapa test mungkin tidak terlalu penting untuk diperhitungkan, seperti reaction times. Waktu reaksi 6-8 jam pun bisa dikatakan cukup bagus bagi kita. Selain itu Rootkit detection juga bukan hal yang begtu penting, mengingat saat ini masih sangat jarang jenis rootkit ini. Jadi kesimpulan disini hanya menilai dari tiga test sebelumnya. Dan ini pun mungkin sangat subyektif. Berikut Urutan Virus terbaik versi ebsoft berdasar test-test (3 test pertama) diatas :

  1. AntiVir. Hampir disemua test mempunyai hasil yang sangat bagus. Ditambah lagi Antivir menyediakan versi Gratis, walaupun tidak semua fasilitas disediakan. Memang kadang masih salah mendeteksi beberapa file yang bersih sebagai virus. Antivir Web site
  2. AVK 2008. Antivirus ini mungkin jarang kita dengar di negeri kita, tetapi berdasarkan test diatas, menduduki peringkat tertinggi dalam mendeteksi virus. Tetapi hal ini harus dibayar dengan kesalahan mendeteksi yang dihasilkan. Selain itu AVK merupakan antivirus berbayar, belum ada versi gratisnya. Selengkapnya bisa dilihat disini GData Secutiry Labs
  3. Avast. Hasil mendeteksi virus cukup bagus. Selain itu Avast juga juga menyediakan versi gratis, yang bisa di download langsung dari websitenya. Selengkapnya disini
  4. Trend Micro. Selengkapnya disini Trend Micro
  5. Symantec. Selengkapnya buka Symantec web site
  6. AVG. Versi gratis bisa download di http://free.grisoft.com
  7. BitDefender. Selengkapnya tentang BitDefender disini
  8. Kaspersky. Selengkapnya

Referensi

  • http://blog.chip.de/0-security-blog/security-suiten-2008-im-test-q12008-20080122/
  • http://www.av-test.org/
  • http://news.softpedia.com/news/The-Best-Antivirus-in-2008-77419.shtml

sumber asli: ebsoft.web.id